Postingan

Menampilkan postingan dengan label dakwah

Kunci Sukses Dakwah

Gambar
DI antara kunci sukses dakwah Rasulullah adalah karakter pendakwah, yakni diri Rasulullah sendiri, dan cara atau metode berdakwah. Pribadi Rasulullah yang santun, ramah, pengasih, penyayang, dan tepercaya ( al-amin ), membuat orang-orang yang berpikir logis dan terbuka akan langsung menerima. Selain itu, cara penyampaian dakwah beliau yang sifatnya mengajak, bukan memaksa, membuat orang-orang masuk Islam dengan sukarela dan tulus. Kepribadian Rasulullah sudah dikenal bahkan sebelum beliau menerima wahyu dari Allah untuk disampaikan kepada orang-orang. Masyarakat Mekkah telah mengetahui bahwa selain beliau punya nasab yang mulia, yakni Bani Hasyim, beliau juga tepercaya. Itu yang membuat, misalnya, orang-orang yang berseteru dalam soal peletakan Hajar Aswad di Kakbah, menyerahkannya kepada beliau. Itu pula yang membuat seorang saudagar perempuan kaya raya lagi janda, Khadijah binti Khuwailid, mempercayakan perdagangannya ke Syam kepada beliau. Bahkan, ia kemudian menikah dengan beliau...

Tugas Umat Terbaik

Gambar
UMAT Islam disebut Allah sebagai umat terbaik. Kualitas ini tidak dilihat dari penampilan fisik tetapi dari aktivitasnya dalam kehidupan disertai dengan kondisi hati yang selalu terpaut dengan Allah dan tak melupakan-Nya. Allah berfirman, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.” (QS Ali ‘Imran [3]: 110) Ibnu Katsir   dalam kitabnya,  Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim  menyebutkan hadis Durrah binti Abi Lahab, ia menceritakan bahwa ada seseorang menemui Rasulullah sewaktu beliau berpidato di atas mimbar, lalu ia bertanya, “Siapakah orang yang terbaik itu, wahai Rasulullah?”   Beliau menjawab, “Manusia yang terbaik adalah manusia yang paling baik bacaan Alqurannya, paling bertakwa kepada Allah, paling giat melakukan amar makruf nahi mungkar dan paling suka bersilaturahmi.” Al-Qurthubi dalam kitabnya,  al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an , mengutip perkataan Muja...