Postingan

Menampilkan postingan dengan label adab

Doa untuk Orang Tua

Gambar
RASULULLAH bersabda, “Apabila seseorang meninggalkan doa untuk kedua orang tuanya (tidak mendoakan mereka) maka akan terputus rezekinya.” (HR ad-Dailami)  Kewajiban seorang anak terhadap kedua orang tuanya adalah berbakti ( birrul walidain ). Bentuk berbakti itu macam-macam. Misalnya, mengasihi, menyayangi, mencintai, menghormati, memuliakan, menaati mereka selama tidak menyuruh untuk berbuat maksiat atau hal buruk, merawat mereka saat lanjut usia, sering berkomunikasi atau mengunjungi mereka, dan seterusnya.  Banyak sekali ayat Alquran dan hadis Rasulullah yang menyuruh untuk berbakti terhadap orang tua. Dalam Alquran, Allah berfirman, “Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya.” (QS al-‘Ankabut [29]: 8). Di ayat lain, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.” (QS al-Isra’ [17]: 23)  Dalam hadis, Abdullah bin Mas’ud bercerita: Aku bertanya kepada Ra...

Baik terhadap Tetangga

Gambar
MANUSIA adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Selain keluarga, orang yang paling dekat adalah tetangga. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab  Fath al-Bari  yang merupakan syarah dari kitab  Shahih al-Bukhari , menyebutkan bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai batasan tetangga. Ada yang berpendapat 40 rumah dari setiap sisi. Ada yang berpendapat 40 rumah di sekitar kita. Ada pula yang berpendapat 10 rumah dari setiap sisi.  Dalam hidup bertetangga, Nabi memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada tetangga dan tidak berbuat jahat kepada tetangga. Beliau bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berbuat baiklah kepada tetangganya.” (HR Ibnu Majah). Dalam hadis lain, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya.” (HR al-Bukhari)  Syaikh Abdurrahman as-Sa’di dalam kitab  Taisir al-Karim ar-Rahman  menjelaskan, tetangga yang lebih dekat tempatnya, maka lebih besar haknya. Mak...

Buah Kesabaran

Gambar
TIDAK selalu yang kita harapkan atau cita-citakan terwujud. Kita sering kali inginnya serba instan dan cepat mendapatkan sesuatu. Dan, ketika kita gagal meraihnya, kita menyerah dan putus asa. Kita tak cukup sabar menjalani proses untuk mendapatkan apa yang kita mau. Padahal, sabar adalah kunci utama keberhasilan kita. Sabar juga kunci kita mendapatkan pahala tak terhitung. Allah berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS az-Zumar [39]: 10) Selama kita masih hidup, akan banyak ujian dan halangan yang menghambat kita meraih keberhasilan. Jalan hidup tidak selamanya mulus. Tidak jarang, aral melintang menghadang di tengah-tengahnya. Kita sebagai makhluk Allah yang tidak sempurna, kerap kali mudah menyerah, putus asa, kalah, depresi, dan stres karena sesuatu yang gagal kita dapatkan. Padahal, selama kita masih hidup, itu berarti Allah masih memberi kiat kesempatan untuk bangkit dan mendapatkan itu di waktu lain bila kita ta...